Minggu, 11 Maret 2018

Berserk of Gluttony Chapter 1 Bahasa Indonesia


Berserk of Gluttony Chapter 1: Seseorang yang tak memiliki apa-apa.

Translator: Raizu
Editor: Neko

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Terdapat sebuah konsep level di dunia ini.
Semua makhluk hidup berawal dari level 1, mereka dapat meningkatkan level dengan cara memperoleh banyak  nilai pengalaman.
Nilai pengalaman tersebut bisa didapatkan dengan mengalahkan monster yang terdapat dunia ini. Namun, tidak semua orang mampu mengalahkan mereka karena mereka sangatlah berbahaya.
Hanya orang-orang yang memiliki kemampuan menyerang yang kuat yang bisa mengalahkan mereka.
Terkadang kita telah memiliki keterampilan (skill) tersendiri setelah kita dilahirkan, kekuatan istimewa yang dikaruniai oleh Tuhan. Setiap orang memiliki satu keterampilan atau lebih dan mereka hidup dengan menggunakan keterampilan tersebut. Oleh karena itu, orang yang memiliki lebih dari satu keterampilan biasanya disebut orang yang terpilih, oleh Tuhan.

Aku belajar hal tersebut almahrum, Ayahku.

Dan lalu, keterampilan yang aku dapatkan adalah Glutton. Ini merupakan keterampilan yang merepotkan karena membuatku selalu merasa lapar. Di desa tempatku dibesarkan, aku dipanggil ''Good-for-Nothing'' dan sering dibully.
Aku adalah seseorang yang tidak dibutuhkan di dunia ini - Aku tidak punya apa-apa.

Berkat keterampilan yang tidak berguna ini, setelah Ayahku meninggal karena sakit, yang merupakan satu-satunya keluargaku, Aku diusir dari desa. Aku pergi ke Royal Capital Seyfar. Di kota besar itu, pasti ada sesuatu yang bisa kulakukan, hal tersebut merupakan harapan terbesarku.
Namun, aku tidak dapat menemukan sebuah pekerjaan yang layak dan berakhir menjadi seorang penjaga kastil yang merupakan pekerjaan harianku.
Walaupun hari sedang hujan, dingin, atau bersalju, ini adalah pekerjaan dimana aku tidak boleh bergerak dari depan gerbang. Dan lagi upahnya juga sangat rendah.

Biasanya, ini bukan pekerjaan untuk orang biasa seperti diriku, tetapi dilakukan oleh Ksatria Suci yang melayani istana.
Namun, karena hal yang disebut 3K (buruk), (kotor), (dan berbahaya), orang-orang dengan pangkat yang lebih tinggi mempekerjakan pekerja harian seperti diriku sebagai pengganti mereka.

[Oi, Apakah kamu berjaga dengan baik sebagai pengganti kita?]

Suara tersebut berasal dari Holy Knight-sama, pemuda yang menutupi tubuhnya dengan armor besi yang menyilaukan. Dia adalah atasanku, salah satu dari tiga saudara kandung dari Keluarga Burix, satu dari lima keluarga bangsawan di kerajaan ini.
Orang yang berbicara dengan arogan ini adalah anak sulung, Rafal. Pria di sisi kanannya adalah anak kedua Hado. Adik perempuan termuda mereka yang ada di belakang adalah Memir.
Mereka adalah tiga bersaudara dengan warna rambut biru muda (TL: frozen blue hair) yang sama. Dan juga, kesemuanya adalah Ksatria Suci yang pintar.

Apakah Ksatria Suci itu? Mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan luar biasa dalam  Holy Attribute diantara para prajurit. Gelar tersebut adalah sebuah gelar kehormatan yang diberikan kepada mereka yang telah diakui oleh Kerajaan.
Di dunia ini, dengan meningkatkan keterampilan yang kuat, kita dapat meningkatkan status kita. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki keterampilan Holy Attribute, Ksatria Suci yang bisa menaikkan level mereka dengan bertarung melawan monster, mereka adalah orang-orang dari dimensi yang berbeda dibandingkan dengan orang sepertiku.
Jika aku membuat mereka marah, aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada diriku.

[Ya, Rafal Burix-sama]

Aku berlutut dan menundukkan kepalaku ke arah mereka. Meskipun meraka adalah orang-orang yang menjengkelkan.

[Ini, upah harianmu]

Rafal melempar beberapa koin tembaga ke depan kakiku. Dua lainnya yang ada di belakangnya tersenyum mencemoohku.

[Sekarang, ambil upah itu. Atau upahmu hari ini akan turun jika tidak segera mengambilnya)

Bahkan walaupun dia tidak mengatakan itu, uang ini sangat penting bagi diriku untuk hidup. Aku mengambil koin tersebut dengan cepat.
Dan, ketika aku hendak mengambil koin terakhir, tanganku diinjak oleh Rafal.

[Oops maaf aku tidak tahu ada tangan disitu. Sangat kotor hingga aku tidak tertarik melihatnya]

Dia tertawa dengan keras saat menginjak tanganku. Jelas dia sengaja melakukannya.

[Jangan lupa, kita bahkan mau menyewa sampah seperti dirimu. Kita bisa saja menemukan penggant sebanyak yang kita mau. Apa kamu mengerti hal itu? Apakah itu sulit bagi orang berotak rendah seperti dirimu?]

[Yeah, sepertinya kau bermalas-malasan akhir-akhir ini. Kau melakukan pekerjaan terhormat dengan menggantikan kami. Biasanya pekerjaan seperti ini tidak perlu dibayar, jadi kau harus menghargai karena diberi upah dengan belas kasihan kami. Apakah kau merasa tidak berharga memungutnya?]

[Seperti yang dikatakan kakak laki-lakiku. Jika kau membuat kesalahan, maka akan merepotkan kami. Aku akan merasa tidak enak mengeksekusimu ~]

Ini adalah panduan pendidikan dari kelompok Rafal kepadaku. Mereka berusaha mengingatkan diriku dimana tempatku berada. Mereka mengatakan kepadaku bahwa aku adalah makhluk tingkat rendah, seseorang yang melakukan apa saja untuk tetap bertahan hidup, adalah sesuatu yang berusaha mereka dorong ke dalam hatiku.

Jika aku tidak mengangguk taat, mereka tidak akan membiarkanku mengambil koin terakhir itu. Jika aku melawan mereka, mereka akan memecat diriku dari pekerjaan penjaga gerbang ini. Selanjutnya, mereka kemungkinan akan menganggap ini sebagai pemberontakan dan kemudian membunuhku.

Sialan. Sudah lima tahun, namun sikap mereka memandangiku seperti budak tidak berubah. Jika, aku mengundurkan diri dari pekerjaan penjaga ini, aku yakin Rafal akan marah dan menuduhku melakukan sesuatu dengan tuduhan palsu.

Rasa amat kesal yang telah kudapatkan selama lima tahun terakhir terbangun dalam diriku. Kemarahan mengapa aku harus mematuhi mereka, dan kebencian terhadap kelemahan diriku sendiri yang membuatku harus melakukan hal tersebut. Dan, pada saat-saat seperti inilah keterampilanku terbangun dan membuat perutku mengaum dalam kelaparan.
Rafal berpikir bahwa aku tidak bisa makan dengan baik; Dia mulai memarahiku dengan ekspresi yang menjengkelkan.

[Sungguh menyedihkan. Sepertinya kau tidak melakukan tugasmu sebagai penjaga gerbang dengan baik. Kami memberikanmu makanan! Jangan mempermalukan keluarga Burix!].

Dia menendang perutku. Meskipun dia tidak melakukannya dengan serius, status antara Ksatria Suci dan orang biasa seperti diriku seperti surga dan bumi.
Dampak tendangan itu membuat organ internalku seperti melompat keluar dari mulutku. Sambil berulang kali muntah, aku tidak bisa bernapas dan terjatuh ke tanah.

[Apa apaan ini, seperti belatung? Ini bau dan kotor]

Meski kesadaranku pingsan, aku mendengar suara seorang gadis ditelingaku seperti Memir.

[Oi, bangunlah Jika kau tidak berjaga sebagai gatekeeper, kita akan dikritik oleh Ksatria Suci lainnya]

Rafal menginjak-injak wajahku sementara aku masih terbaring di tanah.

[Bangunlah, cepat!]

Tidak mungkin aku bisa bangun. Selama dia tidak menggerakkan kakinya dari tubuhku, aku tidak bisa bangun karena perbedaan kekuatan kita.
Tentu saja, Rafal tahu tentang itu. Nampaknya dia senang melihatku berjuang untuk berdiri di bawah kakinya.

Ketika dia dengan kuat menginjakku dengan kakinya, rasa sakit akut melintas di kepalaku.
Saat itu ketika kupikir aku akan mati, aku diselamatkan oleh suara yang bermartabat.

[Rafal, hentikan. Dia bisa mati. Dia adalah salah satu orang yang perlu kita pertahankan sehingga kamu tidak boleh melakukan hal itu, itu adalah tindakan yang tidak layak dilakukan oleh seorang Ksatria Suci]

[Tsk ... Hari ini giliran Roxy Heart, ya?]

Orang yang menyelamatkanku adalah Roxy Heart, Ksatria Suci yang memiliki ideologi aneh di antara teman-temannya; untuk menghancurkan yang kuat dan mennyelamatkan yang lemah. Rambut emas Roxy Heart terkias tertiup angin, pelengkap sempurna untuk sifat beraninya.
Keluarga Heart juga merupakan satu dari lima keluarga Bangsawan - di kerajaan ini. Heart adalah Keluarga yang baik yang menghormati Keadilan.
Oleh karena itu mereka dipuji oleh orang, tentu saja aku adalah salah satu penggemarnya juga.

Setelah ditatap oleh Roxy, kelompok Rafal kabur sambil mengumpat. Saat itu, Rafal menatap Roxy dan tertawa tanpa rasa takut.
Aku tahu wajah itu. Rafal berusaha bertahan. Dia pikir Roxy mempermalukannya sehingga dia berpikir untuk balas dendam kepadanya]

Dia mengabaikan hal itu dan melangkah maju, meraih tanganku dan menarikku berdiri. Dia menyeka darah yang mengalir dari dahiku dengan saputangan.


[Apa kamu baik baik saja?]

[Ya, seperti biasanya. Terima kasih banyak atas bantuan anda, Roxy-sama]

[Tidak apa-apa, kita adalah rekan penjaga gerbang jadi wajar saja. Lalu, mari kita ubah shift]

Aku membungkuk dalam-dalam dan melewati tombak yang disulam dengan bendera lambang Keluarga Kerajaan Roxy.
Tombak ini adalah bukti gatekeeper. Dia berbeda dengan Ksatria Suci lainnya karena dia benar-benar melakukan tugasnya sebagai penjaga gerbang sendiri.
Roxy terlihat mencemaskanku saat aku melepaskan tangannya.

[Jika mereka mencoba melakukan hal seperti itu lagi kepadamu, maka biarkan-]

[Tidak, Saya tidak ingin menimbulkan masalah bagi Roxy-sama. Saya baik-baik saja, jadi saya akan pergi sekarang]

Roxy sepertinya ingin mengatakan sesuatu, tapi aku buru-buru lari dari tempat itu.
Lebih dari ini, aku bisa menyebabkan dia bermasalah dengan keluarga Burix. Berdasarkan karakter mereka, aku tidak tahu trik kotor apa yang akan mereka gunakan.
Jika saja, dia bertindak seperti itu hanya kepada diriku, aku tidak akan merasa putus asa lagi. Aku hanya ingin Roxy terus berjalan dalam jalannya sendiri. Ini pasti akan membawa kebahagiaan kepada orang-orang kerajaan.

Untuk mengalihkan perhatianku, aku memutuskan untuk pergi ke bar minum biasanya. Bulan telah naik lebih tinggi di langit saat aku memasuki bar.
Selama tengah malam seperti sekarang, ada pedagang, prostitusi, pelancong, dll duduk di kursi. Wajah mereka memerah karena alkohol.

Ketika aku duduk di tempat yang sepertinya telah disediakan untukku, bahkan walaupun aku tidak mengatakan apapun, segelas anggur merah telah disajikan.
Ini anggur termurah di toko ini. Ini tidak enak dan rasanya sangat asam karena ini hanya untuk membuat diriku mabuk.

[Tuan, roti dan sup]

[Gotcha]

Roti bakar ini karas karena telah dipanggang sejak lama. Supnya hambar karena direbus dari berbagai sisa sayuran. Ini adalah makan malamku. Aku belum pernah makan daging selama 5 tahun. Daging terakhir yang aku makan adalah potongan kecil daging kering.
Yah, aku sudah lupa rasanya.
Karena aku selalu lapar karena keterampilan yang kumiliki, tetapi aku tidak memiliki cukup uang untuk memuaskan diri. Jadi, aku harus makan makanan di yang ada didepanku dengan perlahan sehingga dapat memuaskanku walaupun hanya sedikit saja.
Sementara aku memakan dan meminum anggur sedikit demi sedikit, pemilik bar berbicara kepadaku.

[Bagaimana, pekerjaanmu sebagai penjaga gerbang?]

[Sangat parah]

[Begitukah ... aku harap kau tidak akan berakhir seperti pendahulumu]

Aku tidak menjawabnya kembali. Pendahulu yang pernah dipekerjakan oleh Keluarga Burix, aku mendengar dia meninggal karena kerja paksa.
Sering di bully dan jam kerja yang parah, status diriku sama seperti pendahuluku. Dia berangsur-angsur menjadi lebih kurus, tiba-tiba terjatuh dan meninggal.

Setelah itu pemilik bar menyaksikan tuan dari keluarga Burix menginjak mayat pendahuluku yang meninggal saat berpatroli dan karena dia tidak lagi berguna bagi rumah tersebut. Dia bahkan mengatakan bahwa sekarang adegan itu masih menyala terang di matanya, dia tidak dapat melupakan hal tersebut.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tinggalkan jejakmu setelah membaca LN ini ya! jangan lupa saran dan masukannya!

Selanjutnya: Chapter 2